NAPITUPULU tahun merdeka,
SIMBOLON tahun sudah reformasi, tapi hidup tambah
SIMANUNGKALIT, sedang
PANDAPOTAN MANURUNG, banyak
SIHOTANG.
Tak ada lagi
HARAHAP, keadaan semakin
GINTING,
NABABAN biaya semakin tinggi, makan hanya dengan
SITUNGKIR ayam. Kepala Pusing sampai
BUTAR BUTAR, rambut rontok nyaris
POLTAK. Jumlah rakyat miskin sudah
PANGARIBUAN, anak-anak menangis
MARPAUNG-PAUNG.
Otak sudah
SITOMPUL, pikiran
TAMPUBOLON, semua serba
SILALAHI. Tapi kita masih saja diminta sabar
SITORUS, hanya
SIJABAT saja hidup sejahtera makin
SIBARANI korupsi, rakyat terus
SITEPU,
SILABAN kali bicara jangan putus
HARAHAP katanya. Mintalah
PARLINDUNGAN Tuhan supaya
BONAR-BONAR selamat.
BUTET dah.....
Sedang bangsa
HUTABARAT lebih perhatian, suka kasih derma operasi bibir
SIHOMBING atau operasi
SILITONGA ambeien,
SIAGIAN lagi buat derma yang lain. Beda dengan
SITUMORANG kita sendiri tidak mau
SINAMBELA bangsa sendiri, selalu minta
TARIGAN biaya, janji selalu
SIMORANGKIR. Malulah sama
SIANTURI jagad nih... masa semenjak jaman
PURBA kita susah terus? kapan makmur seperti negara
SILAEN?
Mendingan kita jalan2 ke daerah puncak disana kita bisa lihat2
TOBING-TOBING, ada
POHAN-POHAN, udaranya
SIREGAR, atau mampir di
PASARIBU, bisa beli souvenir
DAMANIK MANIK dan
HUTAGALUNG, atau ketemu abg yang suka
LUMBANGAOL, sekedar
NAINGGOLAN NAINGGOLAN saja.
Jalan yang
MANURUNG ke bawah kita bisa main perosotan, kalo celana sobek jangan kuatir, disana juga ada
PANJAITAN pokoknya komplit laaahhh. Daerahnya sejuk, dingin, kalo sudah kedinginan kita bisa bakar
TAMBUNAN sampah, supaya hangat maksudnya dan bakar ayam di
PANDIANGAN dan ke taman safari lihat
RAJAGUGUK,
SINAGA atau
SINGARIMBUN.
udah ahhh.....
HUTAPEA deeehhh...
dari
teman lewat
milis